12 Agustus 2009

KSATRIA, PUTRI dan BINTANG JATUH


Lately... I've been thinking about something that would be very influence in my life.. Sesuatu yang akan menentukan jalan hidupku selanjutnya..

Dan aku jadi ingin menulis ini : Cinta memiliki seribu wajah, seribu makna dan seribu dimensi. semakin dewasa seseorang, akan semakin bijak menyikapi esensi cinta yang sesungguhnya.

Bagi saya... cinta itu perasaan yang datang begitu saja.. tanpa alasan yang kokoh yang mendasarinya untuk muncul di hati seseorang. Datang karena adanya kecocokan sinergi dari dalam diri masing-masing dan karena adanya rasa aman saat bersama. Saat itu dua orang akan bisa tersenyum bersama-sama, saling memandang dan berkata di dalam hati : "I'm with you..."


Percayakah kamu dengan pepatah : "Cinta tak harus memiliki" ? Jawabannya : Harus. Karena ada yang maha memiliki cinta itu sendiri..

Puisi di bawah ini kubaca utuk pertama kalinya tujuh tahun yang lalu dari novel pertama Dewi Lestari yang kudapatkan dari basar buku murah di depan Universitas Brawijaya Malang. Sudah lama ya ? tapi rasanya masih mengena hingga sekarang.



KSATRIA, PUTRI dan BINTANG JATUH


Ksatria jatuh cinta pada putri bungsu dari kerajaan bidadari.
Sang putri naik ke langit.
Ksatria kebingungan.

Ksatria pintar naik kuda dan bermain pedang.

Tapi tidak tahu caranya terbang.
Ksatria keluar dari kastil untuk belajar terbang pada kupu-kupu.
Tetapi kupu-kupu hanya bisa menempatkannya di pucuk pohon.

Ksatria belajar pada burung gereja.
Burung gereja hanya mampu mengajarinya sampai diatas menara.

Ksatria kemudian berguru pada burung elang.
Burung elang hanya mampu membawanya sampai puncak gunung.

Tak ada unggas bersayap yang mampu terbang lebih tinggi lagi.
Ksatria sedih, tapi tetap tidak putus asa.

Ksatria memohon pada angin.
Angin mengajarinya terbang mengitari bumi.
Lebih tinggi dari gunung dan awan.
Namun sang putri masih jauh di awang-awang,
Dan tak ada angin yang mampu menusuk langit.

Ksatria sedih dan kali ini ia putus asa.
Sampai satu malam ada bintang jatuh
Yang berhenti mendengar tangis dukanya.
Ia meanawari Ksatria untuk mampu melesat secepat cahaya.

Ia relakan seluruh kepercayaannya pada bintang jatuh
menjadi sebuah nyawa.
Dan ia relakan nyawa itu bergantung hanya pada serpih detik yang mematikan.

Bintang jatuh menggenggam tangannya.
Inilah perjalanan sebuah cinta sejati,.. ia berbisik,
tutuplah matamu Ksatria....
Katakan untuk berhenti jika hatimu
merasakan keberadaan sang puteri…

Melesatlah mereka berdua.
Dingin yang tak terhingga terasa merobek Ksatria mungil,
Namun hangat jiwanya diterangi rasa cinta.
Dan ia merasakannya.. Berhenti! ? !!

Bintang jatuh melongok ke bawah,
Dan ia pun melihat sesosok puteri cantik yang kesepian.
Bersinar bagaikan orion di tengah kelamnya galaksi.

Ia pun jatuh hati.
..

Dilepaskannya genggaman itu.

Sewujud nyawa yang terbentuk atas cinta dan percaya.
Ksatria melesat menuju kehancuran.
Sementara sang bintang turun
Untuk dapatkan Sang Puteri.

Ksatria yang malang.
...
Sebagai balasannya di langit kutub dilukiskan aurora.
Untuk mengenang kehalusan dan ketulusan hati Ksatria.

Tragis bukan?? Tapi begitulah seharusnya cinta sejati. Rela berkorban demi sang Putri. Meski harus hancur menjadi serpihan. Sebuah kehancuran yang maha indah. Hancur karena pengorbanan. Bukan karena kekonyolan.

Bukannya ingin hancur seperti Ksatria, tapi ingin mencintai seperti ksatria. Tidak mampu menggengam sang Putri pun tak masalah. Yang terpenting bisa berbuat sesuatu yang berarti untuk sang putri, walau tanpa memiliki. Because that's the reall love.

Bahkan cinta kadang-kadang tidak konsisten. Seperti bintang, berubah-rubah warna sesuai suhu. Kadang-kadang menghilang menjadi serpihan debu. Kenali benar-benar cinta yang sedang kita genggam. Dua bait dari Dewi Lestari yang lain ..

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri

Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya



kadang-kadang kita tidak akan menyadari siapa cinta sejati yang sesungguhnya. They
could be anyone else that you can’t recognize her heart.

Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan

tapi memiliki sayang yang tiada tara yang diciptakan Tuhan Khusus untuk kita... bagaimanapun kita mencari.... jodoh kehidupan tidak akan pernah berubah....

Love Will Find their way... like the river flow only to sea... Keep on Pray..

I'm with You....

2 tulis komentar:

Syam 18 April 2009 pukul 10.56  

Romantis dan menyedihkan juga kisahnya. Emang di mana-maman cinta selalu menarik untuk dibicarakan, walaupun tidak semua orang merasakan keindahan cinta

Syam 18 April 2009 pukul 11.09  

Cinta memang selalu indah dibicarakan, walau tidak semua orang pernah merasakan keindahan cinta

Advertising


Produk SMART Telecom

Masukkan Code ini K1-45869D-2
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP